IHT Implementasi Pembelajaran Paradigma Baru SMK Pusat Keunggulan SMKN 1 Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran Lampung.

IHT Implementasi Pembelajaran Paradigma Baru SMK Pusat Keunggulan SMKN 1 Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran Lampung.
Juli 28, 2021 No Comments Info Terbaru admin

Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Gedong tataan hari ini, Rabu 28 Juli 2021 membuka kegiatan In House Training (IHT) Implementasi Pembelajaran Paradigma Baru SMK Pusat Keunggulan untuk para guru secara daring. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka mempersiapkan para guru agar mampu memahami filosofi pembelajaran yang memerdekakan, profil pelajar pancasila, dan implikasinya dalam pembelajaran.

Hadir dalam kegiatan room google meet (dalam jaringan) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung yang dalam hal ini diwakili oleh Kepala Bidang Pembinaan SMK Dinas Pendidikan & Kebudayaan Provinsi Lampung Ibu Dra. Zuraida Kherustika, MM; Kepala BBPPMPV Pertanian Cianjur Bapak Dr. Ir. R. Ruli Basuni,MP; Pendamping SMK PK BBPPMPV Pertanian Cianjur Bapak Krisnadi, MP; Pendamping Perguruan Tinggi Politeknik Negeri Lampung Ibu Vida Elsyana; Pengawas Wilayah II Kabupaten Pesawaran Bapak Drs. R. Joni Rene Rubiyanto, MM; Kepala Sekolah SMKN 1 Gedong Tataan Ibu Dwi Artini, SE., M.Pd; Para Wakil Kepala Sekolah; Bapak/Ibu komite guru pembelajar; Bapak/Ibu guru SMK PK dan Bapak/Ibu peserta IHT.

Dalam sambutan nya Kepsek SMKN 1 Gedong Tataan Ibu Dwi Artini, SE., M.Pd mengatakan, In House Training  (IHT) akan diselenggarakan selama 10 hari mulai tanggal 28 Juli 2021 hingga 7 Agustus 2021 dan dikuti oleh seluruh guru kelas 10, 11, dan 12 yang belum mengikuti kegiatan Bimtek dan pelatihan secara daring oleh Kemendikbud. Masih menurut beliau, IHT dilaksanakan moda daring dengan menggunakan berbagai strategi pembelajaran seperti diskusi pemahaman, bermain peran pair work, penalaran individu, menjawab kuis, penugasan, presentasi tugas kelompok dan tanya jawab, serta refleksi capaian pembelaajran. Ibu Dwi berharap setelah IHT selesai akan ada peningkatan kualitas baik hardskill dan softskill para peserta didik melalui pembelajaran Paradigma Baru oleh para guru, sehingga menjadikan SMKN 1 Gedong Tataan sebagai sekolah unggulan sekaligus sekolah rujukan dapat terwujud.

Dra. Zuraida Kherustika, MM selaku Kepala Bidang Pembinaan SMK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, membuka secara resmi kegiatan IHT pada hari ini Rabu tanggal 28 Juli 2021 secara daring. Beliau juga menyampaikan bahwa guru harus mampu memberikan pelayanan terbaik kepada peserta didik dengan metode pembelajaran yang kreatif dan inovatif, di revolusi 4.0 tidak stagnan dan hindarkan pembelajaran dengan cara-cara lama serta mampu menyesuaikan perubahan zaman. Meski saat ini sedang menjalani pembelajaran daring, namun tugas pokok sebagai guru harus tetap dilaksanakan dengan semangat, penuh tanggung jawab, dan selalu berkolaborasi sebagai tim work yang solid. Termasuk pembuatan perangkat pembelajaran, ujar beliau. Sebagai SMK Pusat Keunggulan, kepala sekolah tidak boleh mutasi selama 4 Tahun, begitupun dengan guru komite pembelajaran.

Bapak Dr. Ir. R. Ruli Basuli, MP selaku Kepala BBPPMPV Pertanian Cianjur yang juga hadir dalam kegiatan IHT secara daring, menyampaikan bahwa ketika SMKN 1 GETA sebagai sekolah penggerak harus melakukan transformasi diri untuk meningkatkan mutu pembelajaran di sekolah dan mengembangkan hasil belajar peserta didik secara holistik dalam upaya dalam mewujudkan profil Pelajar Pancasila. Upaya pengembangan hasil belajar peserta didik secara holistik di satuan Pendidikan dapat diwujudkan apabila kepala sekolah dan guru memiliki kapasitas dan kompetensi yang menjadi kunci dalam melakukan restrukturisasi dan reformasi Pendidikan. Menurut beliau Tujuan IHT adalah agar peserta mampu:

  1. Mengetahui tujuan, konten, proses, dan evaluasi pelatihan (IHT) serta mampu menyusun rencana belajarnya;
  2. Merefleksikan nilai dan filosofi Ki Hajar Dewantara dengan perannya sebagai guru/pendidik PAUD dan merumuskan strategi pembelajaran yang sesuai dengan nilai dan filosofi Ki Hajar Dewantara;
  3. Mengidentifikasi komponen kerangka kurikulum dan peranan pemangku kepentingan dari tingkat pusat sampai satuan pendidikan dalam menciptakan pembelajaran yang berpusat pada murid;
  4. Mengidentifikasi rasional, tujuan dan elemen capaian pembelajaran pada berbagai mata pelajaran yang diampu, mengaitkan peranan capaian pembelajaran sesuai dengan tingkat pencapaian siswa (kebutuhan, kecepatan, dan gaya belajar sesuai dengan fase perkembangan anak;
  5. Mengidentifikasi keterkaitan antara profil lulusan dengan visi dan misi sekolah, program dan pembelajaran di kelas, menginvestigasi sumber daya dan tantangan wilayahnya untuk merancang projek penguatan profil pelajar Pancasila pada satuan pendidikan;
  6. Memahami prinsip penyusunan alur tujuan pembelajaran (ATP) dan modul ajar untuk mendampingi guru dalam pengembangan ATP dan modul ajar serta sumber belajar yang dibutuhkan untuk mendukung penerapannya.
  7. Memahami pemanfaatan TIK dalam bidang pendidikan dan pembelajaran, cara mengakses platform digital, platform sumber daya sekolah, platform guru, dan platform rapor pendidikan.

Bu Dwi berharap IHT yang dilaksanakan melalui aplikasi Google meet di SMKN 1 Gedong tataan selama 10 hari dan dikuti para guru dapat berjalan lancer dengan penuh dedikasi. Para guru pun semakin bertambah ilmu sebagai bekal dan pedoman mempersiapkan diri di Tahun Ajaran 2021/2022.

Tags
About The Author

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.